Selasa, 25 Maret 2008

PENGOBATAN DENGAN BEKAM

PENGOBATAN DENGAN BEKAM
Metode bekam sudah tersebar luas di banyak negeri, baik di timur maupun barat. Metode ini sudah populer di Cina, India, Eropa, dan Amerika sejak beberapa abad lalu.
Metode bekam dikenalkan ke Eropa melalui negeri-negeri Andalusia pada saat para dokter muslim serta karya tulis mereka menjadi referensi pertama dalam ilmu-ilmu kedokteran.
Manfaat bekam juga dibenarkan oleh Dr.Ahmad Abdus Sami, Kepala Divisi Hepatologi Rumah Sakit Angkatan Darat Mesir. Di majalah Al-Ahrom, Ahmad berujar, “Unsur besi yang terdapat dalam darah manusia kadaranya berbeda-beda. Bisa berupa unsur panas yang dapat menyebabkan terhambatnya aktifitas sel-sel sehingga mengurangi imunitas terhadap virus. Karenanya pasien yang dalam darah kandungan besinya tinggi, raksi pengobatan lebih lambat dibandingkan pasien kandungan besinya rendah dalam darah. Risetnya juga membuktikan, pembuangan sebagian darah seperti dalam terapi bekam terbukti mampu memulihkan reaksi pengobatan menjadi lebih cepat sehingga bekam bisa diterapkan sebakai terapi pendamping pengobatan medis.

MENGAPA HARUS BERHIJAMAH(BEKAM)?
Teknik pengobatan hijamah adalah suatu proses membuang darah kotor (toksid/racun) yang berbahaya dari dalam tubuh melalui bawah permukaan kulit. Darah kotor adalah darah yang mengandung toksid/racun, atau darah statis yang menyumbat peredaran darah sehingga sistem peredaran darah tidak dapat berjalan lancar. Toksid dalam tubuh manusia dapat berasal dari:
1.Pencemaran udara
2.Makan siap saji (fast food) karena mengandung zat kimia yang tidak baik untuk tubuh seperti pengawet, pewarna, essense, penyedap rasa, dan sebagainya
3.Hasil pertanian seperti pestisida (insektisida, fungisida, herbisida)
4.Kebiasaan buruk (bad habit) seperti merokok, makan tidak teratur/bersih, makan tidak seimbang, terlalu panas atau dingin, terlalu asam, dan lain-lain
5.Obat-obatan kimia, karena mempunyai efek merusak organ atau mikroba yang normal dalam tubuh.


Tidak ada komentar: